Langsung ke konten utama

Stop Kerokan! 5 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kerokan identik sekali dengan orang Indonesia. Kebiasaan unik ini diyakini dapat menyembuhkan masuk angin.

Anda pasti pernah mengalami masuk angin,  saya pun sudah beberapa kali merasakannya. Dan jujur saja rasanya sangat mengganggu.

Masuk angin istilah medisnya apa?

Ora ono (baca: tidak ada).


 Kerokan identik sekali dengan orang Indonesia Stop Kerokan! 5 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan


Ya, masuk angin belum mempunyai istilah medis.

Ilmu kedokteran sama sekali belum mengenal istilah masuk angin. Istilah masuk angin dianggap sebagai warisan turun temurun masyarakat Indonesia.

Masuk angin lebih tepatnya bisa diartikan sebagai kumpulan gejala yang menandakan tubuh kurang fit dan keadaan terlalu banyak angin di dalam perut.

Tapi, yang kita permasalahkan bukan itu.

Yang jadi masalah justru kebiasaan yg kita lakukan saat terkena masuk angin.

Kerokan, bahaya kerokan, masuk angin

Kerokan diyakini bisa menyembuhkan masuk angin. Saya, anda, dan para pembaca yang lain pasti setuju dengan peryataan tersebut.

Tapi, meskipun dianggap baik dan dapat menyembuhkan masuk angin, nyatanya kerokan menyimpan banyak sekali dampak buruk yang tidak anda sadari.

Berikut ini saya merangkum tujuh bahaya kerokan bagi kesehatan!

1# Melebarkan pori dan memicu masuknya bakteri

Sadar atau tidak, kerokan memakai uang logam bisa menyebabkan melebarnya pori kulit. Pelebaran pori ini akan memudahkan masuknya bakteri dan virus ke dalam tubuh, bahkan kedalam peredaran darah.

2# Ketagihan

Kebiasaan kerokan bisa membuat seseorang kecanduan. Ingin dan ingin lagi untuk kerokan. Hal ini timbul karena rasa nyaman dan hangat ketika kerokan.

Semakin sering dilakukan, efeknya akan semakin buruk. Dilain sisi justru tubuh makin ketergantungan untuk kerokan.

3# Memperparah masuk angin

Pada kondisi tertentu, kerokan bisa saja memperparah kondisi. Bukannya sembuh, masuk angin malah makin parah, hingga mual dan muntah.

Ini biasa terjadi ketika kondisi masuk angin yang terlalu parah, ditambah lagi bau minyak (balsem) untuk kerokan yg mengganggu.

4# Bayi prematur pada ibu hamil

Ibu hamil sebaiknya hindari kerokan. Banyak sumber yang mengatakan (salah satunya liputan6.com) bahwa kerokan pada ibu hamil bisa menyebabkan lahirnya bayi prematur.

Kerokan akan memicu diproduksinya hormon sitokin yang akan mengakibatkan kontraksi dini pada rahim dan terganggunya pertumbuhan janin.

Semakin sering kerokan, semakin besar juga risiko bayi lahir prematur.

5# Stroke dan pecahnya pembuluh darah

Meski belum dibuktikan secara ilmiah, kerokan diduga memicu melebarnya pembuluh darah.

Jika ini terus dibiarkan maka akan memicu pecahnya pembuluh darah hingga mengakibatkan terjadinya stroke.  Semakin sering kerokan, risikonya juga semakin besar.



Sumber https://www.artikelmateri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019 Dalam kesempatan kali ini kami selaku pengurus situs https://indoint.com/ ini akan membahas dan membagikan file tentang Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019 yang sebagaimana tersebut akan sangat bermanfaat bagi rekan-rekan yang sedang membutuhkan beberapa file Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019. Leger adalah  daftar  nilai  asli  siswa  sebelum  dipindahkan  ke  dalam  buku laporan pendidikan, Leger merupakan buku yang dipergunakan guru kelas untuk menyalin atau memindahkan biodata lengkap siswa dan nilai-nilai siswa selama dua semester. Pengisian Leger dilakukan menjelang pembagian raport, yaitu 2 kali dalam setahun. Memuat nilai hasil studi siswa Ujian dan tugas merupakan salah satu cara untuk m...

Kalender Akademik Undip 2019/2020

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Universitas Diponegoro atau yang biasa dikenal dengan Undip adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang berada di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kota Semarang. Nah bagi anda para mahasiswa dan Civitas Akademika Undip, di sini saya akan membagikan informasi mengenai Kalender Akademik Undip 2020 atau Tahun Ajaran 2019/2020. Seperti yang bisa anda lihat pada gambar di bawah ini, merupakan cuplikan dari Kaldik tahun ini. Perlu anda ketahui kaldik ini ditetapkan oleh Rektor melalui Keputusan resmi. Undip sendiri terletak di Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang Kode Pos 1269 Telepon (024) 7460024 Faximile (024) 7460027 laman : undip.ac.id Kalender Akademik ini dibuat dengan beberapa pertimbangan yaitu sebagai berikut: a. bahwa dalam rangka menertibkan, memperlancar dan menyeragamkan penyelenggaraan pendidikan serta administrasi akademik baik di Fakultas, Sekolah maupun di Universita...

Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Ampas, limbah dan residu Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Wikipedia Ampas, Limbah dan Residu merupakan kata yang memiliki makna dan arti agak sedikit berbeda walaupun artinya sama yaitu sisa hasil olahan yang tidak bisa digunakan lagi. Ampas, Limbah dan Residu dan arti kata lainnya di IndoINT.com dapat ditelusuri dengan kata kunci Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia . Ampas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah Sisa barang yang telah diambil sarinya atau patinya contohnya adalah Ampas Tebu, Ampas Kopi, Ampas Kecap, dll. (kata benda) Sisa hasil proses pengolahan bahan galian yang tidak dikehendaki karena sudah tidak mengandung mineral berharga lagi. (Kata benda; mineralogi) Limbah menurut KBBI adalah; Sisa proses produksi (kata benda) Bahan yang tidak mempunyai nilai atau tida...