Langsung ke konten utama

Catatan Eksotisme Hutan Mati (Death Forest) Papandayan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Liburan lebaran kemarin seperti biasa kami sekeluarga mudik dengan motor dari Bekasi menuju Majalengka lalu Tasikmalaya. Liburan tidak bermakna jika tidak ada kegiatan yang berkesan, jadi kamu cari lokasi untuk tracking dan ketemulah Papandayan. Kami akan mencoba mendaki Papandaya menuju Hutan Mati alias Death Forest. Sebenarnya ingin juga ke Tegal Alun tapi karena bawa anak jadi sampai Hutan Mati saja dulu.

Perjalanan dimulai dari rumah di Leuwibudah menuju arah Mangunreja. Jalan dari Lewibudah menuju Mangunreja pada dasarnya sudah hotmik mulus namun ada sekitar 1 km rusak di sekitar Situ Sanghyang. Kami berangkat pukul 8 pagi dengan motor dan sampai jalan utama Tasik-Garut masih lancar jaya.

Di perjalanan banyak sekali masyarakat yang lalu lalang entah untuk mudik dan berwisata. Kami isi bensin di pom bensin Mangunreja supaya perjalanan enak. Selepas isi bensin perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan provinsi dengna kontur naik turun karena Tasik-Garut adalah wilayah perbukitan.

Sekitar 1,5 jam perjalanan kami tiba di batas kota Garut dan mampir dulu ke minimarket untuk membeli camilan, air minum antisipasi di Papandayan nanti lapar dan haus saat mendaki. Dari arah kota Garut perjalanan dilanjutkan menuju Cikajang dan masuk jalan ini wow ternyata sudah padat oleh wisatawan.

Motor dipacu sedang dan setelah 45 menit dari pusat kota Garut kami masuk menuju kawasan Papandayan. Jalanan mulai menanjak dan hawa dingin mulai terasa hingga akhirnya tiba juga di gerbang masuk Papandayan. Tiket masuk saat liburan 30 ribu per orang dengan parkir 5.000. Dari gerbang masuk, sudah terlihat kaldera Papandayan dengan kepulan asap solfatar belerang yang menyengat.

Motor kami parkir di bawah dan perjalanan dilanjutkan jalan kaki dari bawah sampai ke kawah. Kalau kamu tidak kuat tracking ada juga ojek yang bisa disewa sampai kawah. Di titik awal pendakian terdapat papan arah menuju beberapa lokasi seperti di bawah ini.
Papan arah lokasi kawah Papandayan
Dengan bermodal sendal kondangan kami berjalan menyusuri batuan dan jalan setapak melewati kawah Papandayan. Di musim liburan kali ini banyak juga para pendaki yang camping di Tegal Alun. Hamparan solfatar dan tebing bekas erupsi runtuhan terlihat di sepanjang perjalanan. Sesekali kami beristirahat untuk menghela napas karena jarak menuju Hutan Mati di atas kawah cukup jauh juga.

Di pertengahan jalan kami istirahat dulu di gazebo untuk menghilangkan haus dan makan cokelat untuk tambahan energi. Jadi bagi pendaki pemula, saat naik gunung bawa cokelat ya buat asupan energi. Oke setelah 5 menit, perjalanan dilanjutkan lagi menuju pos percabangan arah Tegal Alun dan Hutan Mati. Disini ada beberapa warung makan untuk istirahat, ada yang jualan cilok, gorengan, pop mie dan lainnya.
Solfatara Papandayan
Di jalur percabangan ini ada petugas pengarah untuk menunjukkan jalan ke Padang Saladah dan Hutan Mati. Kami mengambil arah ke kiri menuju Hutan Mati dan wow,,,track makin menanjak, curam dan berbatu. Kami bertiga berjalan setapak-demi setapak untuk menghemat energi dan akhirnya setelah 30 menit mendaki tibalah di Hutan Mati.

Pemandangan hutan mati Papandayan disini luar biasa seperti di film-film bertema sihir. Ribuan pohon hanya tersisa batang saja karena mati  terpapar oleh asap solfatara erupsi Papandayan. Suhu udara di hutan mati Papandayan cukup menusuk, jadi pastikan bawa jaket tebal. Alur-alur sisa erosi juga masih membekas di sekitar hutan.
Hutan mati kawah Papandayan
Hutan mati yang eksotik
Kami habisakan waktu 30 menitan untuk menyusuri dan menikmati eksotisme hutan mati Papandayan. Sekitar pukul 2 kami turun kembali ke bawah dengan menyusuri jalur yang sama sekitar 1 jam perjalanan. Meskipun belum sempat melihat padang edelweis di Tegal Alun, tapi menginjakan kaki di hutan mati sudah menjadi kebahagian. Gunung api adalah anugerah Tuhan bagi kehidupan terutama manusia yang wajib kita jaga dan tidak dikotori.
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019 Dalam kesempatan kali ini kami selaku pengurus situs https://indoint.com/ ini akan membahas dan membagikan file tentang Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019 yang sebagaimana tersebut akan sangat bermanfaat bagi rekan-rekan yang sedang membutuhkan beberapa file Contoh Buku Leger Nilai Siswa Tingkat SD,SMP, dan SMA Terbaru Tahun 2019. Leger adalah  daftar  nilai  asli  siswa  sebelum  dipindahkan  ke  dalam  buku laporan pendidikan, Leger merupakan buku yang dipergunakan guru kelas untuk menyalin atau memindahkan biodata lengkap siswa dan nilai-nilai siswa selama dua semester. Pengisian Leger dilakukan menjelang pembagian raport, yaitu 2 kali dalam setahun. Memuat nilai hasil studi siswa Ujian dan tugas merupakan salah satu cara untuk m...

Kalender Akademik Undip 2019/2020

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Universitas Diponegoro atau yang biasa dikenal dengan Undip adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang berada di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kota Semarang. Nah bagi anda para mahasiswa dan Civitas Akademika Undip, di sini saya akan membagikan informasi mengenai Kalender Akademik Undip 2020 atau Tahun Ajaran 2019/2020. Seperti yang bisa anda lihat pada gambar di bawah ini, merupakan cuplikan dari Kaldik tahun ini. Perlu anda ketahui kaldik ini ditetapkan oleh Rektor melalui Keputusan resmi. Undip sendiri terletak di Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang Kode Pos 1269 Telepon (024) 7460024 Faximile (024) 7460027 laman : undip.ac.id Kalender Akademik ini dibuat dengan beberapa pertimbangan yaitu sebagai berikut: a. bahwa dalam rangka menertibkan, memperlancar dan menyeragamkan penyelenggaraan pendidikan serta administrasi akademik baik di Fakultas, Sekolah maupun di Universita...

Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Ampas, limbah dan residu Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Wikipedia Ampas, Limbah dan Residu merupakan kata yang memiliki makna dan arti agak sedikit berbeda walaupun artinya sama yaitu sisa hasil olahan yang tidak bisa digunakan lagi. Ampas, Limbah dan Residu dan arti kata lainnya di IndoINT.com dapat ditelusuri dengan kata kunci Arti Kata Ampas, Limbah dan Residu Sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia . Ampas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah Sisa barang yang telah diambil sarinya atau patinya contohnya adalah Ampas Tebu, Ampas Kopi, Ampas Kecap, dll. (kata benda) Sisa hasil proses pengolahan bahan galian yang tidak dikehendaki karena sudah tidak mengandung mineral berharga lagi. (Kata benda; mineralogi) Limbah menurut KBBI adalah; Sisa proses produksi (kata benda) Bahan yang tidak mempunyai nilai atau tida...